TROL, Madiun – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggelar Diseminasi Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) Jaminan Produk Halal di RM Ayam Pemuda, Kota Madiun, Jumat (8/5). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur VIII, Anggota PIA FPD DPR RI, Direktur Kemitraan dan Kerjasama BPJPH, serta ratusan pelaku UMKM se-Kabupaten Madiun.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman pelaku usaha terkait pentingnya sertifikasi halal sebagai instrumen peningkatan daya saing produk. Dalam forum tersebut ditegaskan bahwa sertifikasi halal tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga simbol kualitas dan kepercayaan konsumen yang dapat membuka akses pasar nasional hingga internasional.
Pemerintah Kabupaten Madiun pun menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan UMKM melalui fasilitasi sertifikasi halal yang terus meningkat setiap tahun. Pada 2026 mendatang, Pemkab Madiun menargetkan sebanyak 590 kuota sertifikasi halal bagi pelaku usaha lokal.
Target tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi produk unggulan daerah, seperti brem dan sambel pecel, agar lebih kompetitif dan mampu menembus pasar global.
Selain mendorong percepatan sertifikasi halal, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan kepada pelaku UMKM, mulai dari penguatan pemasaran hingga inovasi pengemasan produk.
Bupati Madiun H. Hari Wuryanto dalam sambutannya mengajak pelaku usaha untuk tidak ragu mengurus sertifikasi halal karena pemerintah siap memberikan dukungan dan pendampingan.
“Saya berharap, melalui sosialisasi sore ini, para pelaku usaha semakin termotivasi. Jangan takut dengan urusan administrasi, karena kami di sini siap membantu. Mari kita jadikan Kabupaten Madiun sebagai sentra produk halal yang unggul dan berdaya saing tinggi,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, BPJPH bersama Pemerintah Kabupaten Madiun berharap ekosistem produk halal di daerah semakin kuat dan mampu menjadi fondasi bagi pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan menuju Kabupaten Madiun yang Bersih, Sehat, dan Sejahtera. (*)
#prokopimkabmadiun











