TROL, Tulungagung – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, mengajak Forum Santri (FOR SANTRI) untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam menjaga kondusivitas daerah sekaligus mendukung pembangunan menuju Indonesia Emas. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan Koordinator Daerah (Korda) serta Koordinator Kecamatan (Korcam) FOR SANTRI Sub Korwil 6 di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Kamis (23/7).
Pelantikan tersebut mencakup kepengurusan FOR SANTRI di wilayah Sub Korwil 6 yang meliputi Kabupaten Tulungagung, Kediri, Trenggalek, Ponorogo, dan Pacitan. Kegiatan dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengurus FOR SANTRI tingkat pusat dan Jawa Timur, pengasuh pondok pesantren, tokoh masyarakat, serta sejumlah perwakilan instansi pemerintah.
Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menegaskan bahwa santri memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa sehingga harus terus mengambil bagian dalam menjaga persatuan, keamanan, dan stabilitas daerah.
“Santri adalah bagian dari pendiri bangsa. Karena itu, santri memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keutuhan negara serta tidak membiarkan pihak-pihak yang ingin mengganggu kondusivitas bangsa,” katanya.
Plt Bupati Ahmad Baharudin mengajak seluruh pengurus FOR SANTRI untuk menjadi teladan di tengah masyarakat melalui penguatan nilai-nilai keagamaan, nasionalisme, serta kepatuhan terhadap aturan agama dan hukum yang berlaku.
Menurutnya, keberadaan FOR SANTRI tidak cukup hanya sebatas organisasi, tetapi harus mampu menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung mendorong FOR SANTRI berperan aktif dalam penguatan pendidikan dan dakwah yang moderat, pemberdayaan ekonomi umat berbasis pesantren, pembinaan generasi muda, serta pelestarian nilai-nilai kebangsaan dan semangat gotong royong.
“Kami siap bersinergi dan memfasilitasi berbagai program FOR SANTRI yang sejalan dengan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya. (jk)











