Ini Srikandi Pendidikan, Warisi Semangat Raden Ajeng Kartini: Dorong SMPN 2 Pare Calon Sekolah Adiwiyata Nasional

foto: kepala smpn 2 pare, niam isbat futhona

TROL, Kediri – Semangat perjuangan emansipasi perempuan yang diwariskan Raden Ajeng Kartini terus hidup dan menemukan bentuknya di berbagai bidang, termasuk dunia pendidikan. Di Kabupaten Kediri, sosok itu tercermin dalam diri Dra. Niam Isbat Futhona, M.M., Kepala SMPN 2 Pare yang tampil sebagai srikandi masa kini.

Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, Niam Isbat Futhona membuktikan bahwa perempuan mampu menjadi pemimpin visioner sekaligus inspiratif. Ia tidak hanya menjalankan tugas administratif sebagai kepala sekolah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter yang kuat kepada para siswa.

Dengan mengusung visi membangun karakter, integritas, dan semangat belajar, ia menjadikan SMPN 2 Pare sebagai ruang tumbuh bagi generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara moral.

“Pendidikan bukan hanya soal nilai, tetapi tentang membentuk manusia yang berkarakter dan berintegritas. Prestasi akan mengikuti jika fondasinya kuat,” terangnya. Selasa (21/4).

Di bawah kepemimpinannya, berbagai program sekolah diarahkan untuk mendorong keseimbangan antara prestasi akademik dan non-akademik. Ia percaya bahwa setiap siswa memiliki potensi unik yang harus digali dan dikembangkan.

Pendekatan kepemimpinan yang humanis namun tegas menjadi kunci keberhasilannya. Ia aktif membangun komunikasi dengan guru, siswa, hingga orang tua, sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif dan penuh semangat.

Tak hanya itu, perannya sebagai perempuan pemimpin di dunia pendidikan juga menjadi inspirasi tersendiri, khususnya bagi generasi muda perempuan di Kediri. Ia membuktikan bahwa tidak ada batas bagi perempuan untuk berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Peringatan Hari Kartini menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjuangan perempuan masa kini. Sosok Niam Isbat Futhona adalah bukti nyata bahwa semangat Kartini tidak pernah luntur oleh zaman justru semakin relevan dan dibutuhkan.

Dari ruang kelas hingga kebijakan sekolah, dari karakter hingga prestasi, Srikandi dari Pare ini terus menyalakan obor perubahan. Sebuah jejak yang tidak hanya menginspirasi, tetapi juga menggerakkan.

Dalam kesempatan ini, Niam juga berharap SMPN 2 Pare mampu meraih predikat Adiwiyata Nasional, sekaligus menjadi pelopor dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di lingkungan pendidikan dan diharapkan tercipta generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. (tian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *