Mengapa Makanan yang Dihinggapi Semut Perlu Dihindari?

Oleh: Pradipta Rahadi
foto : pestcare/ilustrasi

 

TROL, Jakarta – Makanan manis yang terbuka sering mengundang semut datang dan berkerumun, mengurangi kebersihan makanan. Meski tampak utuh, sebagian orang tetap memakannya tanpa menyadari risikonya.

Semut bisa saja melintasi kotoran atau bangkai sebelum hinggap di makanan yang akan dikonsumsi. Menurut laman klikdokter.com, konsumsi makanan terkontaminasi semut berpotensi menimbulkan gangguan

Diare

Semua jenis semut dapat menyebabkan diare, karena semut bisa datang dari mana saja, termasuk tempat-tempat kotor. Terlebih jika orang tersebut memiliki perut yang sensitif, maka kemungkinan diare bisa saja muncul.

• Mual dan Muntah

Semut juga dapat menyebabkan munculnya rasa mual akibat gangguan sistem pencernaan. Semut memiliki aroma khas yang cenderung mengganggu, sehingga menyebabkan mual.

Penelitian lain menunjukkan bahwa semut membawa lebih dari 20 jenis bakteri penyebab infeksi saluran cerna dan keracunan makanan. Sebelum hinggap di makanan, semut sering melintasi area kotor yang penuh kuman.

Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan sangatlah penting untuk mencegah penyebaran bakteri dari semut. Menutup makanan dengan rapat juga bisa menjadi langkah sederhana yang efektif untuk melindungi kesehatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *