TROL, Tulungagung – Gelaran Ekrafaganza Eksotika Batik 2025 yang berlangsung di GOR Lembupeteng, Tulungagung, Minggu (9/11), sukses menarik perhatian ribuan pengunjung. Acara yang digagas sebagai bentuk apresiasi terhadap batik sebagai warisan budaya bangsa ini berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan kreatif dan inspiratif.
Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung bekerja sama dengan Dekranasda Tulungagung tersebut dihadiri oleh Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Forkopimda, Kepala OPD Lingkup Pemkab Tulungagung serta sejumlah tokoh masyarakat dan pelaku UMKM.
Beragam kegiatan digelar, mulai dari peragaan busana batik karya perajin lokal, pameran produk UMKM, hingga workshop membatik bagi pelajar. Tak ketinggalan, deretan stan kuliner dan kerajinan tangan turut memeriahkan suasana, menjadikan GOR Lembupeteng ramai pengunjung sejak pagi.
Dalam sambutannya, Bupati Tulungagung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat serta menekankan pentingnya pengembangan ekonomi kreatif di daerah.

“Ekonomi kreatif lahir dari ide, imajinasi, dan keberanian untuk mencoba hal-hal baru. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat kreativitas, inovasi, dan kecintaan terhadap produk lokal, khususnya batik Tulungagung,” tuturnya.
Kehadiran Forkopimda dan para kepala OPD menjadi bukti dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Sebagai penutup, para pengunjung disuguhkan penampilan seni tari dan musik daerah yang menambah semarak acara. Dengan semangat pelestarian budaya dan inovasi generasi muda.
Ekrafaganza Eksotika Batik 2025 membuktikan bahwa batik tetap relevan dan mampu beradaptasi di era modern tanpa kehilangan nilai tradisinya. (jk)
#prokopimtulungagung











