foto: kegiatan rembuk stunting di desa pakel
TROL, Tulungagung – Pemerintah Desa (Pemdes) Pakel, Kecamatan Pakel-Tulungagung menggelar Musyawarah Rembuk Stunting di Balai Desa Pakel, Rabu (14/1). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan dan penanganan stunting untuk Tahun Anggaran 2027.
Rembuk stunting tersebut dihadiri Kepala Desa Pakel Ir. H. Bambang Widodo beserta perangkat desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), bidan desa, kader kesehatan, RT/RW, serta pendamping desa dan tamu undangan lainnya.
Kepala Desa Pakel, Ir. H. Bambang Widodo mengatakan rembuk stunting menjadi forum musyawarah antara pemerintah desa, BPD, kader kesehatan, dan masyarakat untuk membahas permasalahan stunting di desa dengan memanfaatkan sumber daya pembangunan yang ada.
“Melalui forum ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan terkait program dan anggaran yang dibutuhkan dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting,” kata Bambang.
Dalam rembuk tersebut juga dipaparkan data sasaran layanan, permasalahan stunting yang terjadi, serta usulan program penanganan dan pencegahan stunting di Desa Pakel.
Bambang berharap hasil rembuk stunting dapat benar-benar menyentuh sasaran dan memberikan dampak nyata.
“Penanggulangan stunting harus dilakukan secara tepat dan terarah agar Desa Pakel terbebas dari stunting,” pungkasnya. (jk)











