Pemdes Pecuk Gelar Muspadi, Perkuat Perencanaan Pembangunan Desa yang Inklusif

foto: kegiatan muspadi di desa pecuk

TROL, Tulungagung – Pemerintah Desa Pecuk, Kecamatan Pakel-Tulungagung, menggelar Musyawarah Perempuan, Anak, dan Disabilitas (Muspadi) di balai desa setempat, Rabu (14/1). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya menjaring aspirasi masyarakat guna mewujudkan perencanaan pembangunan desa yang inklusif dan berkeadilan.

Kepala Desa Pecuk, Mu’anam melalui Sekretaris desa Adib Bakhtiar mengatakan Muspadi merupakan forum strategis untuk memastikan suara kelompok perempuan, anak, dan penyandang disabilitas terakomodasi dalam proses perencanaan pembangunan desa.

“Melalui Muspadi ini, kami ingin memastikan bahwa setiap kelompok masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan aspirasi. Dengan begitu, program pembangunan desa dapat disusun sesuai kebutuhan riil masyarakat,” kata Adib.

Ia menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perlindungan terhadap kelompok rentan.

Menurut Adib, Muspadi merupakan salah satu tahapan penting dalam rangkaian Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Desa. Seluruh usulan yang dihasilkan dari musyawarah tersebut akan dibahas lebih lanjut dan dijadikan dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027.

“Usulan-usulan yang telah disepakati dalam Muspadi ini akan kami tuangkan dalam RKPDes tahun anggaran 2027, tentu dengan menyesuaikan skala prioritas dan kemampuan anggaran desa,” tuturnya.

Ia berharap, melalui mekanisme perencanaan yang partisipatif, pembangunan desa ke depan dapat berjalan lebih merata dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Dengan demikian, hasil pembangunan tidak hanya dirasakan oleh kelompok tertentu, tetapi oleh seluruh warga Desa Pecuk.

“Harapan kami, hasil musyawarah ini tidak berhenti pada perencanaan, namun benar-benar dapat direalisasikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Pecuk,” pungkasnya.

Dengan digelarnya Muspadi, Pemdes Pecuk menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan desa yang inklusif, berkelanjutan, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (jk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *