Budaya  

KGPAA Paku Alam X Hadiri Muhibah Budaya Mataram Yogyakarta di Tulungagung,

foto:Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., Wakil Bupati H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., Ketua DPRD Tulungagung Marsono, S.Sos.,

TROL, Tulungagung – Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam X menghadiri muhibah budaya Mataram Yogyakarta di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur, Senin (24/7) Malam.

Menurut Paku Alam X kegiatan Muhibah budaya Mataram Yogyakarta di Tulungagung merupakan program yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan bersama Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

“Muhibah budaya Mataram Yogyakarta ini mengangkat tema Merajut Budaya Mataram dari Yogyakarta untuk Indonesia,” ujar wagub DIY yang memiliki nama lahir Raden Mas Wijoseno Hario Bimo kepada wartawan.

Paku Alam X menambahkan pihaknya menghadiri muhibah budaya Mataram Yogyakarta di Tulungagung bertujuan bersilaturahmi sekaligus merajut budaya.

Pada kesempatan tersebut, sambung dia, ia membacakan amanat dari gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X bahwasanya setelah perjanjian Gianti, maka sebagian daerah di Jawa Timur itu menjadi daerah tetanggaan.

“Dulunya itu menjadi satu Mataram, jadi konteksnya bukan sentimen politik tapi lebih bagaimana,” tambahnya.

“Kesamaan faktor primordial itu ya memang ada,” imbuhnya.

“Bahkan, tadi pak bupati menyampaikan beberapa gerakan tari yang di depan itu yang hampir ada kesamaan dengan gerakan tari yang ada di Yogyakarta,” katanya menambahkan.

Lebih lanjut Paku Alam X menjelaskan ia menceritakan kesan pertama saat menginjakkan kaki di kabupaten Tulungagung sangat mengasyikan.

“Pokoknya Tulungagung asyik,” terangnya.

“Tadi pagi dari Yogyakarta naik kereta dan tiba di Tulungagung siang tadi. Setelah itu langsung istirahat menuju hotel, dan malamnya hadir di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso,” sambungnya.

“Untuk kulinernya itu nasi goreng, ayam lodho, juga sompil nanti semua kita coba,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *