Bupati Magetan Tekankan Transformasi dan Inovasi di HUT ke-43 Perumdam Lawu Tirta

TROL, Magetan – Bupati Magetan, Bunda Nanik memimpin Apel Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 Perumdam Lawu Tirta di halaman kantor pusat Perumdam Lawu Tirta Magetan, Selasa (5/5).

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Nanik menegaskan pentingnya transformasi dan inovasi dalam pengelolaan layanan air bersih di tengah tantangan perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya air.

Mengusung tema “Mengalirkan Kebaikan, Merajut Keberlanjutan”, peringatan HUT ke-43 disebut menjadi momentum memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya air di Kabupaten Magetan.

“Air bukan sekadar kebutuhan dasar, melainkan sumber kehidupan yang menentukan kualitas kesehatan, kesejahteraan dan masa depan masyarakat kita,” ujar Bunda Nanik saat memberikan sambutan di hadapan peserta apel.

Menurutnya, usia 43 tahun menjadi bukti dedikasi dan kerja keras seluruh jajaran Perumdam Lawu Tirta dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Magetan.

“Empat puluh tiga tahun bukan perjalanan yang singkat. Ini adalah bukti konsistensi dan pengabdian Perumdam Lawu Tirta dalam melayani masyarakat,” katanya.

Bupati menilai tantangan ke depan semakin kompleks seiring meningkatnya dampak perubahan iklim. Karena itu, Perumdam Lawu Tirta diminta terus melakukan pembenahan melalui peningkatan efisiensi, pemanfaatan teknologi, dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

“Kita tidak boleh berpuas diri. Perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya air menuntut kita untuk terus berinovasi dan memperkuat tata kelola perusahaan,” tegasnya.

Dalam arahannya, Bunda Nanik menyampaikan empat instruksi strategis kepada manajemen dan seluruh karyawan Perumdam Lawu Tirta.

Pertama, menjaga kontinuitas dan kualitas layanan air bersih kepada pelanggan. Kedua, mengembangkan sistem berbasis teknologi guna meningkatkan efektivitas operasional dan pelayanan. Ketiga, memperkuat upaya pelestarian sumber daya air sebagai aset vital daerah. Keempat, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas tata kelola perusahaan.

“Pelayanan publik harus terus ditingkatkan. Saya ingin Perumdam Lawu Tirta menjadi perusahaan daerah yang profesional, modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” imbuhnya.

Selain apel peringatan, kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat di lingkungan sumber mata air serta penyerahan sertifikat halal.

Sertifikat halal tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan air yang didistribusikan kepada pelanggan tidak hanya memenuhi standar kualitas fisik, kimia, dan mikrobiologi, tetapi juga memenuhi aspek kepastian kehalalan sesuai regulasi nasional.

Peringatan HUT ke-43 ini diharapkan menjadi momentum bagi Perumdam Lawu Tirta untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat Magetan. (*)

#prokopimkabmagetan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *