TROL, Magetan – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Magetan, Arini Handayani, melantik Pengurus Harian Dekranasda Kabupaten Magetan periode 2025–2030 di Ruang Jamuan Pendopo Surya Graha, Senin (20/7).
Pelantikan tersebut dihadiri Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin, Bupati Magetan Nanik Sumantri, jajaran pengurus Dekranasda, serta Ketua Tim Penggerak PKK dari seluruh kecamatan di Kabupaten Magetan.
Dalam sambutannya, Arini Handayani mengapresiasi kehadiran Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur di Magetan. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjadi penggerak bagi pengembangan sektor kerajinan daerah, terutama dalam mendorong para pelaku usaha semakin aktif mempromosikan produk unggulan Magetan.
“Harapan saya, melalui pengurus yang baru ini, pengrajin Magetan bisa lebih termotivasi dalam mempromosikan produk-produknya,” tutur Arini.
Menurutnya, produk kerajinan Magetan memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan daerah lain. Beragam potensi yang dimiliki menjadi modal penting untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan nilai ekonomi para perajin.
“Produk Magetan tidak kalah dengan produk kabupaten/kota lainnya. Kekuatannya tidak diragukan lagi,” katanya.
Momentum pelantikan juga dimanfaatkan sebagai ajang promosi produk lokal. Ketua Tim Penggerak PKK dari seluruh kecamatan tampil mengenakan batik khas daerah masing-masing sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian sekaligus promosi karya perajin Magetan.
Bupati Magetan Nanik Sumantri mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus harian yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru dapat segera bekerja menjalankan program organisasi dan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Magetan dalam mengembangkan sektor kerajinan.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan momentum untuk menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan produktivitas, kualitas, dan daya saing produk kerajinan Magetan.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama memperkenalkan produk unggulan Magetan ke pasar yang lebih luas.
“Produk Magetan bukan hanya milik Magetan, tetapi juga milik Jawa Timur, milik Indonesia. Maka dari itu, sudah seharusnya kita ikut mempromosikan dengan baik produk-produk tersebut,” kata Arumi.
Melalui kepengurusan periode 2025–2030, Dekranasda Kabupaten Magetan diharapkan semakin optimal dalam membina pelaku usaha kerajinan, memperluas akses pemasaran, serta mendorong lahirnya inovasi yang mampu meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat nasional maupun global. (Totok finews)
*sumber: prokopimkabmagetan











